Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

CGO IDB Diharapkan Beri Nilai Tambah

Jakarta, 01/3/2012 MoF (Fiscal) News – Peresmian kantor perwakilan baru atau Country Gateway Office (CGO) Bank Pembangunan Islam (IDB) di Jakarta, diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan daya saing produk IDB Group, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan lembaga pembiayaan internasional ini pada sektor publik dan swasta di Indonesia. Untuk itu, Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mendukung berdirinya CGO sebagai bentuk nyata reformasi tata kelola yang dilakukan IDB Group. “Indonesia menyambut baik inisiatif ini dan mengharapkan adanya kerja sama yang erat dengan Group IDB,” ujar Menkeu usai mendatangani Host Country Agreement (HCA) di Jakarta (28/2).

 

IDB mendirikan CGO sebagai bagian dari peningkatan kerja sama pembiayaan internasional antara pemerintah Indonesia dengan bank tersebut. Menurut Menkeu, CGO ini merupakan bagian dari tata kelola serta sebagai bagian dari fasilitas IDB Group yang nantinya mampu mengambil keputusan dari Jakarta ke Kantor IDB di Jeddah, Arab Saudi.

 

Menkeu menjelaskan, IDB merupakan mitra pembangunan Pemerintah Indonesia dalam hal pembiayaan syariah utama bagi APBN dengan nilai pembiayaan terbesar ke tiga setelah Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia. Indonesia sendiri merupakan negara penerima bantuan IDB terbesar bila dibandingkan dengan anggota yang lain. Sejak menjalin kerja sama pada tahun 1975, bantuan yang dikucurkan IDB terus meningkat.

 

“Hingga Februari 2013, kerja sama pembiayaan dan investasi IDB group dengan pemerintah dan swasta mencapai US$3 miliar atau sekitar Rp30 triliun,” ujar Menkeu. Dari jumlah tersebut, sekitar 54 persen digunakan untuk pembangunan sektor publik. Sisanya, yaitu sebesar 41 persen, dipakai untuk pembiayaan perdagangan internasional dan 5 persen untuk pengembangan sektor swasta. (iin)