Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Dashboard MPN G2 Wakili Kemenkeu dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2016

Jakarta, 11/03/2016 Kemenkeu - Direktorat Jenderal Perbendaharaan menjadi wakil Kementerian Keuangan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2016, yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara – Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), pada Kamis (10/03). Ditjen Perbendaharaan mengusung Aplikasi Dashboard MPN G2, yang terpilih dari lebih 2.400 inovasi yang diajukan seluruh instansi di Indonesia yang berasal dari Kementerian/Lembaga, Badan, BUMN, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Setelah melewati tahapan seleksi, aplikasi ini masuk sebagai 11 kandidat terbaik dari kelompok Kementerian, dan masuk top 99 inovasi pelayanan publik terbaik secara nasional, yang kemudian dapat dipresentasikan di KemenPAN-RB.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo saat presentasi mengungkapkan berbagai keunggulan MPN G2. “Dengan MPN G2,  sekarang Wajib Pajak, Wajib Bayar dan Wajib Setor dimudahkan melakukan penyetoran baik dari sisi waktunya, bisa dari manapun dan menggunakan perangkat yang mudah diakses,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono memberikan tanggapannya dari pertanyaan ketua dewan juri JB Kristiadi, mengenai “silo-silo” di tubuh Kemenkeu.  “Bukan hanya milik Ditjen Perbendaharaan sebagai settlement, MPN G2 merupakan bentuk sinergi antar biller Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai dan  Ditjen Anggaran untuk mengamankan setiap rupiah yang masuk dari masyarakat,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, peneliti senior LIPI yang juga menjadi juri Siti Zuhro, memberikan apresiasinya akan inovasi MPN G2. “This is awesome, membanggakan karena continuous innovation, continuous improvement dan continuous achievement yang terus dilakukan oleh Kementerian Keuangan akan mengurangi terjadinya KKN. Ini adalah dreams come true,” ungkapnya.

Sebagai informasi, MPN G2 diciptakan untuk menyempurnakan sistem yang sebelumnya relatif manual menjadi sitem yang terkomputerisasi dan terotomasi. Sebagai kelanjutan MPN G1, MPN G2 yang dilengkapi Dashboard Penerimaan Negara dimaksudkan sebagai inovasi untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan good governance dalam pengelolaan keuangan negara. Pengguna MPN G2 pada setiap level wewenangnya dapat mengakses informasi sesuai yang dibutuhkan. Kemudahan akses terhadap informasi tersebut mendongkrak kepercayaan publik untuk beralih menggunakan MPN G2. (djpbn)