Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Defisit APBN-P 2015 Turun ke 2,58 Persen

Jakarta, 15/01/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengumumkan bahwa posisi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 yang sebelumnya dinyatakan 2,8 persen menjadi 2,58 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini turun karena sebelumnya beberapa angka masih merupakan angka perkiraan.


Menurut Menkeu, setelah lepas tanggal 31 Desember 2015, masih ada penerimaan yang belum tercatat dan angka belanja yang lebih rendah. “Kemarin masih ada beberapa yang sifatnya perkiraan. Belanja turun sekitar dari 91-an ke 90-an (persen). Penerimaan naik sekitar 10 triliun dari pajak dan hibah. Kita cukup lega lah 2,58 angka yang sangat managebale untuk kita jaga ke depan,” katanya.


Menkeu meyakinkan bahwa pemerintah akan menjaga kondisi terbaik bagi perekonomian Indonesia. “Kondisi terbaik adalah stabilitas dari nilai tukar harus terjaga dan di sisi lain tidak memberatkan perekonomian,” tambahnya. (as)