Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Defisit Transaksi Berjalan Menyusut, Keseimbangan Eksternal RI Membaik

Jakarta, 16/05/2013 MoF (Fiscal) News - Keseimbangan eksternal Indonesia pada triwulan I-2013 mengalami perbaikan sebagaimana yang diharapkan. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Difi A. Johansyah dalam keterangan resminya, Rabu (15/5).
Perbaikan itu tercermin pada defisit transaksi berjalan yang menyusut menjadi 5,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara, defisit pada triwulan sebelumnya sebesar 7,6 miliar dolar AS atau 3,5 persen dari PDB. "Perbaikan ini bersumber dari meningkatnya surplus neraca perdagangan nonmigas dan berkurangnya defisit neraca jasa dan neraca pendapatan," katanya.

Selain itu, kinerja ekspor nonmigas secara riil juga sudah mulai menunjukkan perbaikan, mengikuti pertumbuhan volume perdagangan dunia yang meningkat, tetapi secara nominal masih tumbuh negatif akibat harga komoditas ekspor yang masih mengalami penurunan. Meskipun ekspor nonmigas tumbuh negatif, neraca perdagangan nonmigas tetap mampu mencatat kenaikan surplus, karena impor turun lebih tajam daripada ekspor. Penurunan impor nonmigas tersebut merupakan dampak dari perlambatan konsumsi dan investasi domestik yang tercermin dari menurunnya impor barang-barang konsumsi dan barang-barang modal.  

Sementara itu, penurunan defisit neraca jasa disebabkan oleh berkurangnya pengeluaran jasa transportasi, mengikuti turunnya impor nonmigas, serta pengeluaran jasa travel, mengikuti turunnya jumlah penduduk Indonesia yang bepergian ke luar negeri pasca berakhirnya musim haji dan masa liburan akhir tahun. Dalam periode yang sama, defisit neraca pendapatan juga menyusut, terutama akibat berkurangnya pembayaran bunga utang luar negeri. "Sebaliknya, defisit neraca perdagangan migas kembali meningkat akibat pertumbuhan volume konsumsi BBM yang masih mengalami akselerasi dan produksi minyak yang terus menurun," jelas Difi.(ak)