Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Dengan MPN G2, Setoran Penerimaan Negara Mata Uang Asing Dapat Dilakukan Kapan Saja, di Mana Saja

New York, 16/03/2016 Kemenkeu - Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN G-2) kembali mencatatkan kemajuan penerapannya melalui otomasi transaksi setoran penerimaan negara dalam mata uang asing langsung dari luar negeri via sistem elektronik billing MPN G2. Transaksi semacam ini sebelumnya hanya dapat dilakukan melalui teller bank.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono menilai, hal ini sekaligus menegaskan bahwa layanan MPN G2 dapat diakses di mana saja, kapan saja. “Dengan pelaksanaan transaksi perdana setoran penerimaan negara mata uang asing ini akan membuktikan/mengkonfirmasi bahwa layanan Sistem MPN G2 dapat diakses di mana saja dan kapan saja,” ungkapnya saat membuka transaksi perdana setoran penerimaan negara mata uang asing berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui biller Direktorat Jenderal Anggaran yang dilakukan oleh Bank BRI New York Agency  pada Senin (14/03) waktu setempat.

Sebagai informasi, BRI merupakan salah satu dari tiga bank yang ditunjuk sebagai bank persepsi penerimaan negara dalam mata uang asing oleh pemerintah. Ia menambahkan, saat ini, layanan penyetoran penerimaan negara dapat dilakukan melalui multi channel. “Layanan penyetoran penerimaan negara saat ini dapat dilakukan melalui multi channel, diantaranya ATM/internet banking/mobile banking/loket,” tambahnya.

Sebelum era MPN G-2, penyetoran penerimaan negara dalam mata uang asing seperti dolar AS harus dilakukan melalui transfer langsung ke Bank Indonesia. Namun, karena hanya menggunakan dokumen transfer yang terbatas isian datanya, maka akurasi dan validitas data yang tersedia pun belum maksimal.

Saat ini, melalui data yang terpusat dan terintegrasi dengan sistem switching MPN G2 yang menjadi penghubung antara aplikasi perbankan dengan sistem settlement, akurasi dan akuntabilitas data penerimaan Negara pun menjadi lebih terjamin.(nv)