Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Di Unsyiah, Menkeu Jelaskan Peran Fiskal dalam Perekonomian Inklusif

Banda Aceh, 05/01/2017 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan kuliah umum dengan tema “Peran Fiskal dalam Membangun Perekonomian Inklusif” di Kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Kota Banda Aceh, Kamis (05/01).

Dalam kuliahnya, Menkeu menegaskan bahwa pemerintah selalu berupaya mengelola keuangan negara secara bertanggung jawab. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), lanjutnya, merupakan instrumen kebijakan fiskal yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. “Kita harus melihat bagaimana instrumen APBN tersebut bisa mendukung kebijakan kita (dalam) bernegara," ungkapnya.

Menkeu menambahkan, tujuan mencapai masyarakat adil dan makmur merupakan cita-cita para pendiri bangsa. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, ada tiga isu penting yang harus diselesaikan, yaitu kemiskinan, kesenjangan serta kemampuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah tengah mendesain kebijakan yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. “Tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga harus dapat menciptakan kesempatan kerja, mengurangi kesenjangan dan kemiskinan,” ungkapnya.(hi/nv)