Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Dirjen Anggaran Kemenkeu Penuhi Panggilan KPK

Jakarta, 06/05/2013 MoF (Fiscal) News – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo, pada Jumat (3/5) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan simulator ujian Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korps Lalu Lintas Polri. Herry mengatakan, Kementerian Keuangan tidak menemui adanya kejanggalan berupa penggelembungan alokasi anggaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) saat pengajuan anggaran simulator SIM oleh Korlantas Polri.

Herry mengungkapkan, ia diminta penjelasan mengenai proses pembahasan hingga penyetujuan proyek simulator SIM. Menurutnya, saat pengajuan, Polri sudah mencatumkan harga setiap barang berikut detail dan spesifikasinya. Kemenkeu, lanjut Herry, memang telah menjalankan fungsinya dengan melakukan pengawasan untuk pos Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari segi perencanaan. "Jadi kita ditanya prosedur bagaimana menetapkan (PNBP), terus bagaimana perizinan, dan penggunaan PNBP," jelasnya

Kemenkeu juga tidak mengetahui jika akhirnya dana simulator tersebut kemudian digelembungkan. Herry mengungkapkan, pembahasan dilakukan berdasarkan dokumen RKAKL, TOR dan RAB Polri, dan sebelumnya juga tidak pernah menerima laporan yang terkait dengan adanya kejanggalan. "Kita telah melihat dokumen, dan tidak bisa memeriksa dengan detail. Karena di situ ada tanggung jawab mutlak dari Korps Lalu Lintas Polri. Soal penggelembungan kami nggak lihat itu. juga bagaimana jumlah atau bagaimana mark-up nya," jelasnya. (ak)