Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJBC dan BNN Gagalkan Penyelundupan 16,81 Kilogram Shabu asal Tiongkok

Jakarta, 02/02/2016 Kemenkeu - Pemasukan barang larangan, terutama narkoba melalui jalur laut, menunjukkan angka peningkatan. Namun DJBC melakukan antisipasi dengan kerja sama bersama berbagai pihak, salah satunya Badan Narkotika Nasional (BNN). Baru-baru ini, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPUBC) Tipe A Tanjung Priok bersama BNN, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis methamphetamine (shabu) seberat 16,81 kilogram (kg) asal Tiongkok via jalur laut.

Penegahan ini berawal dari informasi yang diperoleh BNN dan analisa intelijen KPUBC Tanjung Priok, akan adanya dugaan penyelundupan methamphetamine (shabu) di Pelabuhan Tanjung Priok. Dari pendalaman informasi, petugas mencurigai adanya 2 partai barang Less Container Load (LCL), berupa 18 gulungan kain dan 14 paket mesin pemanas air. Petugas melakukan pemindaian (X-ray) untuk meyakinkan dugaan tersebut dan didapati citra bungkusan dalam plastik dan aluminium foil pada gulungan kain dan mesin pemanas air.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Balai Pengujian dan Identifikasi Barang DJBC Jakarta, dipastikan bahwa barang bukti yang ditemukan positif sebagai methamphetamine (shabu), masing-masing satu bungkus seberat 3,01 kg dan 2 bungkus seberat 13,8 kg.

Sesuai dengan UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 82, DJBC berwenang melakukan penyidikan terhadap penyalahgunaan narkotika. Untuk mengembangkan kasus, maka dilakukan control delivery oleh tim penyidik gabungan antara DJBC dengan BNN, yang berhasil menangkap 4 orang tersangka, yaitu 3 orang WNI dan seorang WNA asal Nigeria.

Pelaku diduga kuat telah melakukan 2 jenis pelanggaran, yaitu pertama, melanggar UU Kepabeanan pasal 102, yaitu memberikan pemberitahuan pabean secara salah dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar. Kedua, pelanggaran terhadap UU No. 35/2009 tentang Narkotika pasal 113 ayat 1 dan 2. Untuk proses lebih lanjut, barang bukti telah diserahkan kepada penyidik BNN.(as)