Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJBC Optimalkan Operasi Pengawasan


DJBC Optimalkan Operasi Pengawasan



Jakarta, 11/11/2011 MoF (Fiscal) News - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berupaya mengoptimalkan operasi pengawasan kelautan di Indonesia dengan sarana dan prasarana yang ada. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono di Pantoloan, Sulawesi Tengah pada Jumat (11/11).

Agung mengatakan, saat ini DJBC memiliki empat pelabuhan pengawasan di Tanjung Priok, Batam, Pantoloan, dan Tanjung Balai Karimun dengan 150 buah kapal di seluruh Indonesia. "Untuk saat ini yang kita punya kita berdayakan seoptimal mungkin. Tapi tentunya kita ingin coverage-nya lebih besar. Jadi kita berkembang terus, kita ingin kapalnya lebih banyak, kita ingin pangkalannya mungkin tambah lagi supaya coverage-nya menjadi lebih bagus," jelas Agung.

Menurutnya, penambahan kapal pengawasan Bea dan Cukai merupakan hal yang kompleks, karena penambahan jumlah kapal maka DJBC harus menambah pegawai, pangkalan,  anggaran perawatan kapal dan lain-lain. "Jadi harus komprehensif seperti itu. Kalau tidak, punya kapal tidak punya awak juga jadi tidak jalan, itu yang harus kita pikirkan. Jadi tidak sederhana memang," jelasnya.

Jumlah ideal kapal pengawasan setiap negara tidak dapat ditentukan, tergantung dari kebutuhan masing-masing negara. Agung menyampaikan, lebih banyak kapal yang beroperasi akan lebih efektif mengawasi kepulauan Indonesia, karena Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.(sgd)