Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJBC Terus Dalami Kasus Ekspor Ilegal Mutiara

Jakarta, 14/01/2016 Kemenkeu - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menjelaskan bahwa terkait kasus ekspor ilegal mutiara yang terjadi beberapa waktu lalu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan mendalami pasal 103 UU tentang kepabeanan yaitu terkait Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang tidak benar, dengan ancaman pidana.


“Nanti kita adakan penyelidikan terlebih dahulu, kemudian nanti kalau sudah ada bukti-bukti, dua alat bukti, kita lakukan penyidikan. saya kira itu yang kedepan akan kita lakukan,” katanya setelah konferensi pers di Jakarta, awal pekan ini.


Heru sendiri menjelaskan bahwa penggelapan ekspor barang kelautan dan perikanan Indonesia memang telah menjadi jaringan tersendiri. “Kita cek siapa pengirimnya dan ternyata memang dia sudah jaringan artinya mafia. Begitu kita cek alamatnya, mereka sudah kamuflase dan sudah dijual,” jelas Heru.


Melihat ini sebagai bisnis tidak legal dan tertutup, DJBC Kementerian Keuangan beserta Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan, akan berupaya membuka jaringan tersebut. “Ini supaya bisa transparan dan nanti ke depan bisa berkembang, dan industri ini bisa dinikmati oleh pelaku usaha yang nasional,” tegasnya. (as)