Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJKN Akan Lelang Barang Eks Gratifikasi Pada 9 Desember 2016

Jakarta, 06/12/2016 Kemenkeu - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) akan melaksanakan lelang Barang Milik Negara (BMN) yang berasal dari gratifikasi. Pelaksanaan lelang yang difasilitasi oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru ini akan dilangsungkan di Kompleks Gubernuran Riau, Jalan Diponegoro Nomor 460, Pekanbaru pada Jumat (09/12).

Berdasarkan pengumuman resmi DJKN, lelang akan diselenggarakan dalam dua gelombang. Pertama, pada pukul 09.00 WIB. Ada 20 jenis barang yang akan dilelang, antara lain smartphone, ipod, ipad, kain tenun, kain batik, ballpoint, dan lain sebagainya. Nilai limit lelang ke-20 jenis barang tersebut ditetapkan sebesar Rp48,8 juta.

Lelang gelombang kedua akan dimulai pada pukul 14.00 WIB. Ada 70 jenis barang yang dilelang, antara lain cincin, gelang dan anting bertatah berlian; smartphone; jam tangan berbagai merk; ballpoint; koin mas; kain batik; sepatu; dan lain sebagainya. Nilai limit lelang ke-70 jenis barang tersebut ditetapkan sebesar Rp5,27 miliar.

Aanwijzing (open house) akan dibuka satu hari sebelumnya, yakni pada Kamis (08/12) pukul 09.00 hingga 14.00 WIB di Kompleks Gubernuran Riau.

Calon peserta lelang dapat mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada alamat domain http://www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id, dengan merekam dan mengunggah softcopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta memasukkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan nomor rekening atas nama sendiri. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan lelang yang jumlahnya sesuai dengan yang dipersyaratkan. Setoran uang jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL Pekanbaru selambat-lambatnya Kamis (08/12).

Lelang akan dilakukan secara terbuka, transparan dan bebas KKN. Perserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya pada Bendahara Penerimaan KPKNL Pekanbaru pada pukul 09.00-16.00 WIB, dengan menunjukkan bukti setor dan kartu identitas diri (KTP/SIM).

Sementara, peserta yang memenangkan lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang, paling lambat lima hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi, pemenang lelang akan dikenai sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama enam bulan di seluruh wilayah Indonesia, dan uang jaminan akan disetorkan ke kas negara.

Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta lelang dapat menghubungi Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi DJKN, Gedung Syafruddin Prawiranegara II Lantai 9 Utara, Jalan Lapangan Banteng Timur Nomor 2-4, Jakarta, nomor telepon (021) 3449230 ext. 4520. Selain itu, calon peserta juga dapat menghubungi KPNKL Pekanbaru.(nv)