Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJKN Susun Sistem Peringatan Awal Terkait BMN

Jakarta, 06/11/2013 Mof (Fiscal) News – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara menyusun early warning system (sistem peringatan awal) untuk mendeteksi financial distress, yang berdampak pada kegiatan operasional dan manajemen Barang Milik Negara (BMN). Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto saat pembukaan rapat kerja nasional DJKN yang berlangsung di Aula Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Rabu (6/11).

“Sistem ini diharapkan dapat membantu kami dalam menyusun kajian secara mendalam dan mengacu pada best practice yang berlaku, sehingga pimpinan Kementerian Keuangan merasa yakin mengambil keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya kesadaran dan kepatuhan Kementerian/Lembaga (K/L) dalam pengelolaan BMN telah menunjukkan peningkatan. Ini dapat dilihat dari angka permohonan pengelolaan yang diajukan K/L naik 106 persen dari tahun 2012. Selain itu, ke depan, DJKN terus melakukan supervisi dan bimbingan kepada satker K/L.

“DJKN juga melakukan penyusunan dan penyempurnaan berbagai peraturan guna mendukung pengelolaan kekayaan negara yang handal dan akuntabel,” pungkasnya. (fin)