Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJKN Tindaklanjuti Arahan Menkeu Jadi Revenue Center

Jakarta, 30/05/2016 Kemenkeu - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bergerak cepat menindaklanjuti arahan Menteri Keuangan sebagai revenue center. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho menginstruksikan agar jajaran DJKN segera melakukan penyesuaian pada regulasi untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi revenue center.

Peraturan-peraturan yang menghambat, menurutnya, harus diperbaiki secepatnya. “Ini pekerjaan yang tidak mudah, tapi kita bersama-sama pasti bisa,” katanya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DJKN di Bogor pada Jumat (27/5). Ia menambahkan, untuk mengoptimalkan pelaksaan pengelolaan kekayaan negara, perlu dukungan database aset negara yang kuat dan akurat.

Selain itu, berbagai permasalahan hukum juga harus segera diselesaikan. Kerja sama yang telah terjalin antara DJKN dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dan Kejaksaan, menurutnya, perlu lebih dioptimalkan. “Jika aset kita diduduki oleh pihak luar, kita bisa minta bantuan ke POLRI,” jelasnya. Lebih lanjut, layanan DJKN juga harus dilakukan dengan cepat dan tepat.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Kekayaan Negara juga meluncurkan Sistem Monitoring Aktivitas Rutin (SMARt) generasi II. Keunggulan SMARt generasi II dibanding sebelumnya antara lain telah mengintegrasikan data pegawai, informasi terpadu persuratan, single sign on, dan modernisasi layanan DJKN.(nv)