Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJKN Tingkatkan Kontribusi Fiskal melalui Optimalisasi PNBP

Jakarta, 02/02/2016 Kemenkeu - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) telah membentuk Badan Layanan Umum (BLU) Manajeman Aset Negara atau Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang diharapkan mampu meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

”Kita harapkan LMAN  bisa berkontribusi mulai tahun ini juga untuk meningkatkan penerimaan negara atau PNBP,” ungkap Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho dalam Minilab Transformasi Kelembagaan DJKN di Jakarta, Senin (25/1) pekan lalu. Pembentukan LMAN ini, lanjutnya, dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Menteri Keuangan.

Selain itu, masih terkait dengan optimalisasi potensi PNBP, Menkeu juga telah mengamanatkan DJKN untuk bertransformasi dari asset administrator menjadi asset manager. “Mindset kita harus segera diubah dari asset administrator menjadi asset manager,” katanya.

Oleh karena itu, meskipun DJKN telah relatif berhasil melakukan inventarisasi dan penilaian Barang Milik Negara (BMN) selama beberapa tahun terakhir, tetapi menurutnya, masih terdapat beberapa substansi yang perlu disempurnakan.

Hal tersebut antara lain ditandai dengan masih adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang perlu dituntaskan agar tidak membebani tugas DJKN pada masa mendatang. “Kita tekadkan agar hal ini segera terselesaikan agar kita dapat lanjut dengan kerjaan kita lainnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan minilab yang digagas oleh Project Management Office (PMO) Transformasi Kelembagaan DJKN ini dimaksudkan untuk menjawab tantangan agar DJKN mampu meningkatkan kontribusi fiskalnya melalui pengelolaan kekayaan negara. Ia berharap, minilab ini dapat dimanfaatkan untuk mempertajam strategi jangka pendek, menengah dan panjang DJKN dalam menjawab tantangan transformasi kelembagaan.

Selain Direktur Jenderal Kekayaan Negara, acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris DJKN Dodi Iskandar, Ketua PMO DJKN Rahayu Puspasari, dan jajaran direktur DJKN selaku pemilik inisiatif dan kelompok kerja tranformasi kelembagaan di DJKN. Menurut rencana, minilab akan diakhiri dengan implementasi target yang menjadi quick win dalam Indikasi Kinerja Utama tahun (IKU) DJKN 2016.(nv)