Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJP Akan Memaksimalkan Usaha Peningkatan Pajak

Jakarta, 06/06/2014 MoF (Fiscal) News - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan melakukan usaha lebih untuk meningkatkan penerimaan pajak yang turun akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan penurunan harga komoditas dan barang tambang. Perkiraan total penurunan dari pajak adalah sekitar Rp110 triliun. Oleh karena itu, DJP akan memaksimalkan usaha agar ada peningkatan lain dari sisi pajak seperti melalui Wajib Pajak Orang Pribadi, e-faktur, pajak final (final tax) dan e-filing.


“Perlambatan pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh pada penerimaan pajak. Jika awalnya APBN, penerimaan pajak Rp1226,5 triliun, tapi dengan kondisi perlambatan pertumbuhan ekonomi menjadi 5,5 persen dalam asumsi yang dibicarakan, maka total penurunan yang terjadi Rp110 triliun,” jelas Menteri Keuangan M. Chatib Basri saat rapat dengan Badan Anggaran DPR pada Kamis Sore (5/6).


Menurut Menkeu, dengan usaha lebih dari DJP agar mencapai hasil maksimal tersebut, perhitungan nilai pajak yang dapat dikumpulkan berada di kisaran Rp59,5 triliun. Nilai ini dapat menekan total penurunan penerimaan pajak yang hilang, sehingga nilai total penurunan pajak yang akan terjadi juga turun yaitu sekitar Rp49,5 triliun. (as)