Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJP Optimalkan Pengawasan Internal

Jakarta, 19/04/2013 MoF (Fisca) News - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus mengoptimalkan dan mengefektifkan fungsi pengawasan dan kepatuhan internal. Hal tersebut disampaikan Kepala Subdirektorat Kepatuhan Internal DJP Nany Nur Aini pada Jumat (19/4), di Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Nany mengungkapkan, selama periode 2011 hingga 2012 telah menerima 205 aduan pelanggaran kode etik, di mana 151 di antaranya telah ditindaklanjuti. "Dalam pelaksanaannya, kami telah menerima 205 aduan pelanggaran kode etik pegawai perpajakan, dan 151 pengaduan tersebut telah kami tindak lanjuti. Memang untuk memproses berbagai pengaduan itu dibutuhkan waktu yang panjang untuk mengumpulkan datanya" ucapnya. Upaya ini, lanjut Nany, merupakan bentuk komitmen DJP untuk melakukan ‘bersih-bersih’.

Selain penindakan tersebut, DJP juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan. "Untuk menghindari pelanggaran yang dilakukan pegawai, Ditjen Pajak juga sudah melakukan berbagai upaya pencegahan tindakan pelanggaran pegawai, tapi karena pegawai yang sangat banyak, bisa mencapai 32 ribu orang, dengan sifat dan pemikiran yang beragam, maka ada saja pegawai yang nakal," imbuhnya.

Ia menambahkan, DJP secara berkesinambungan juga telah menjalankan berbagai program dan upaya antikorupsi, seperti internalisasi nilai-nilai Kementerian Keuangan, yang meliputi integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan dan kesempurnaan; penerapan whistleblowing system serta kerja sama dengan pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta penegak hukum lainnya. Selain itu, DJP juga akan terus berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya dengan semangat mewujudkan good governance dan clean government.(ak)