Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJP Pelajari Temuan BPK

 

Jakarta, 22/12/2010 MoF (Fiscal) News - Direktur P2 Humas DJP Iqbal Alamsjah mengatakan bahwa DJP akan mempelajari, menganalisa dan meresume temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang yang menunjukkan indikasi 80 persen kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terdapat pelanggaran ketentuan undang-undang.

"Kita Sebagai Institusi DJP, tentunya kita harus mempelajari dulu dong, terus menganalisa, terus kita resumekan mana undang-undang yang menjadi ketidaksinkronan antara UU dengan penerapan pelaksanaannya, itu kan perlu dikaji untuk ke depan ,” ujarnya saat dijumpai di Kantor Pusat DJP Jakarta, Rabu (22/12).

Kerugian negara akibat adanya indikasi tersebut diperkirakan mencapai 1,7 triliun. Menanggapi hal ini Iqbal pun menambahkan temuan tersebut juga akan dikaji, terlebih terdapat perbedaan informasi Mengenai jumlah ini, ada yang mengatakan 1,7 T dan ada juga yang mengatakan 1,3 T. Menurut Iqbal,  semua ini  dalam rangka keterbukaan dan pertanggungjawaban DJP kepada masyarakat, sehingga kinerja DJP akan lebih baik ke depannya, karena prinsip DJP "Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini".

Terkait rencana DPR RI akan membuat Tim Khusus (Panja) yang membahas temuan BPK ini, menurut Iqbal DJP harus siap. “Artinya kita duduk bersama, sampai sejauh mana yang dianggap melanggar, pokoknya DJP sebagai institusi terbuka siap untuk melaksanakan,”  tegasnya.(Adt)