Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJP Serahkan Penunggak Pajak ke Kejaksaan Negeri Pontianak

Jakarta, 22/01/2016 Kemenkeu - Penyidik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat bersama Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyerahkan seorang tersangka penunggak pajak berikut barang buktinya kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Pontianak pada Senin (18/1).

Tersangka berinisial YLT tersebut merupakan wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak. Ia diduga melanggar Pasal 39 ayat (1) huruf c Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan, yaitu dengan sengaja tidak menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) selama tahun pajak 2010. Nilai kerugian pada pendapatan negara atas pelanggaran ini mencapai Rp4,2 miliar.

“Atas tindakannya, tersangka terancam pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama enam tahun, serta denda paling sedikit dua kali dan paling banyak empat kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayarkan,” demikian penjelasan DJP dalam keterangan resminya pada Kamis (21/1) kemarin.

Atas kasus ini, DJP mengimbau agar Wajib Pajak dapat menghitung dan menyetorkan pajak terutang serta menyampaikan SPT dengan benar, lengkap dan jelas sesuai peraturan perpajakan yang berlaku. Apabila Wajib Pajak menemui kesulitan atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai tata cara dan peraturan perpajakan, dapat menghubungi Kring Pajak di 1500 200 atau datang ke KPP atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan terdekat. Seluruh pelayanan yang diberikan tidak dipungut biaya.(nv)