Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

DJP Terus Tingkatkan Kapasitas SDM dan TIK

Jakarta, 15/1/2013 MoF (Fiscal) News - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan terus meningkatkan dan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pajak Fuad Rachmany saat memaparkan strategi untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dalam konferensi pers mengenai Penerimaan Pajak 2012 di Kantor Pusat DJP, Jakarta, pada Senin  (14/1). 

 

Fuad mengatakan, pengembangan kompetensi di DJP difokuskan pada tiga jabatan, yaitu Account Representatives (AR), Penelaah Keberatan (PK) dan Pemeriksa Pajak. Peran AR dan PK sangat strategis karena berhubungan langsung dengan Wajib Pajak (WP) dalam rangka memberikan pelayanan dan kepastian hukum. Untuk itu, AR dan PK dituntut untuk memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugas-tugasnya. "Apabila kompetensi AR dan PK sudah baik, maka dengan sendirinya trust dan kewibawaan DJP di mata masyarakat akan semakin meningkat," tambahnya. Fuad menegaskan, DJP akan terus mengembangkan kompetensi para pegawainya, khususnya yang berhubungan langsung dengan wajib pajak. 

 

Terkait strategi pengembangan TIK, menurutnya,  pengembangan TIK diperlukan dalam rangka pengamanan penerimaan pajak melalui pengawasan kepatuhan dan penggalian potensi pajak terhadap WP secara efektif, terintegrasi dan berkesinambungan. "Oleh rekan-rekan kita di internal (direktorat jenderal) pajak telah dilakukan pengembangan dan penyempurnaan aplikasi profil Wajib Pajak yang saat ini, diantaranya adalah Aplikasi Profil Berbasis Web (Approweb). Ini merupakan aplikasi untuk mempermudah pengawasan dan penggalian potensi WP," jelasnya.(ak)