Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Dorong Potensi Dalam Negeri untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, 08/03/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah akan menggenjot potensi konsumsi dan investasi dalam negeri untuk mengkompensasi tergerusnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, akibat perlambatan ekonomi di Amerika Serikat. Demikian disampaikan Plt. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro di Jakarta, Kamis (7/3).

Menurutnya, perlambatan ekonomi di Amerika Serikat akibat pemotongan anggaran, akan memberikan pengaruh ke perekonomian Indonesia. Pasalnya, Amerika Serikat merupakan mitra dagang penting bagi Indonesia. “Mungkin bisa mengakibatkan gangguan 0,1-0,2 persen terhadap Growth Domestic Product (GDP) kita,” tandasnya.

Namun antisipasinya, lanjut Bambang, akan diganti dengan peran di dalam negeri yang akan didorong lebih optimal. “Mendorong investasi dan konsumsi di dalam negeri,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya menilai pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3,5 persen yang diproyeksikan oleh IMF sudah menghitung downside risk dari Eropa maupun Amerika Serikat. “Amerika ini sedang recovery ya ini gangguan, tapi kalau Eropa memang yang penting adalah tidak jatuh ke krisis yang lebih besar,” pungkasnya. (ans)