Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Dukung Kemajuan UMKM, Kemenkeu Gelar Dhawafest 2016

Jakarta, 01/06/2016 Kemenkeu - Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1437 H serta memajukan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Dharma Wanita Persatuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Dhawafest 2016. Acara yang diselenggarakan di Aula Dhanapala Kemenkeu, Jakarta pada 1-3 Juni 2016 ini mengangkat tema ‘Ragam Karya Nusantara dan Kreasi Busana Muslim’.

Salah satu rangkaian acara Dhawafest yaitu kegiatan bazar yang diikuti oleh 210 stan UMKM binaan. Bazar ini bertujuan untuk mempromosikan potensi unggulan nusantara dan mendukung kesuksesan UMKM skala kecil.

Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro berharap, Dhawafest 2016 ini dapat memberikan makna strategis bagi perekonomian secara umum. Selain memenuhi sebagian kebutuhan bahan pangan pegawai Kemenkeu, secara lebih luas, kegiatan bazar ini diharapkan dapat mengoptimalkan kesempatan UMKM untuk unjuk gigi. “Agar UKM yang berpartisipasi bisa mempunyai kesempatan bisnis yang optimal, dapat menunjukkan kualitas dari produknya,” ungkapnya saat membuka acara.

Selain itu, Dhawafest 2016 juga diharapkan dapat memacu UMKM untuk meningkatkan kualitas produknya. Dengan kualitas produk yang baik, UMKM diharapkan mampu menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara, sehingga sektor pariwisata domestik dapat tergerak.  “Bazar ini kita harapkan menjadi ajang uji coba untuk bisa membuktikan produk yang dijual adalah produk yang pantas dibeli para turis asing sebagai cindera mata,” tambahnya.

Menkeu menyoroti, belum banyak pelaku usaha dalam negeri yang melirik wisata belanja, misalnya produk oleh-oleh. Padahal, kesempatan untuk menggali potensi wisata belanja di Indonesia masih terbuka lebar. “Yang tidak kalah penting dalam konteks pariwisata adalah wisata belanja atau oleh-oleh. Hal ini sering dilupakan oleh para pelaku bisnis, (padahal) yang diincar bukan hanya banyaknya jumlah wisatawan, tapi yang lebih penting berapa besarnya uang yang dikeluarkan di Indonesia,” katanya.(ags)