Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Efek Kebijakan The Fed Dapat Diredam Oleh Sentimen Positif

Jakarta, 21/06/2013 MoF (Fiscal) News – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan bahwa efek dari pengumuman Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) dalam pasar keuangan akan memakan waktu enam bulan. Karenanya, selama beberapa bulan ke depan, pemerintah mewaspadai dampak pelemahan tersebut. “Saya pikir paling tidak 6 bulan ke depan kita harus bisa menjaga ketahanan ekonomi kita,” ujarnya, Jumat (21/6).

Menurut Bambang, imbas pengumuman The Fed ke pasar Indonesia lebih merupakan reaksi psikologis. Sementara itu, keputusan The Fed mengakhiri stimulus merupakan reaksi dari perekonomian Amerika yang mulai membaik. “Misalnya di semester dua ada gambaran perekonomian Amerika yang membaik, kan salah satu alasan Amerika melepas stimulus itu kan karena dia melihat tanpa stimulus, ekonomi sudah bisa membaik di Amerika,” katanya.

Apabila ekonomi Amerika telah membaik, lanjut Bambang, maka akan berpengaruh positif terhadap ekonomi global. “Jadi perlu melihat dalam jangka menengah. Artinya beberapa bulan ke depan, kalaupun market masih nervous karena perubahan likuiditas, mudah-mudahan sentimen positif dari perbaikan ekonomi Amerika bisa mem-balance,” pungkasnya. (iin)