Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan kuliah umum pada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia di gedung Dekanat FEB UI, Depok (28/08)

Efisiensi dan Equality, 2 Hal Penting dalam Ekonomi

Jakarta, 29/08/2017 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan kuliah umum pada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia di gedung Dekanat FEB UI, Senin (28/08). Menkeu memaparkan bahwa dua hal yang penting dalam membuat keputusan dalam ekonomi adalah efisiensi dan equality. Begitu juga halnya pemerintah. Tahun depan, pemerintah akan mengelola belanja negara sebesar Rp2.204,4 triliun. Jumlah yang sangat besar namun juga terdapat berbagai prioritas sehingga pemerintah harus membuat keputusan akan pilihan-pilihan yang ada. Keputusan tidak berdiri sendiri tetapi akan selalu ada pilihan. Jika ingin efisiensi maka pemerintah akan membangun pulau Jawa yang akan menghasilkan return maksimal. Namun, dengan mempertimbangkan equality maka pemerintah akan membangun dari pinggiran agar pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai walaupun dengan biaya yang lebih besar.

Pada kuliah yang bertemakan 'APBN Untuk Bangsa', Menkeu menjelaskan mengenai dasar ilmu ekonomi dan kaitannya dengan fungsi pemerintah dalam perekonomian negara. "Ekonomi artinya bagaimana me-manage rumah tangga. Bagaimana orang membuat keputusan itu merupakan khas ilmu ekonomi," jelas Menkeu.

Dalam hal pengelolaan keuangan negara baik pendapatan, alokasi anggaran hingga utang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Menkeu berjanji bahwa APBN akan dikelola dengan penuh tanggung jawab dan akuntabel. "Sebagai Menteri Keuangan yang bisa saya janjikan adalah I'll try to do my best. Lihat Indonesia 30 tahun terakhir, evolusi dari utang kita, bagaimana kita mengelolanya, bagaimana kita dari junk bond menjadi investment grade,” tutupnya. (ma/nr)