Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Efisiensi Menjadi Bagian Budaya Organisasi Kemenkeu

Jakarta, 07/04/2017 Kemenkeu - Penguatan budaya organisasi yang menjadi salah satu inisiatif strategis Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diharapkan dapat mewujudkan birokrasi yang efisien dan efektif. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto pada Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Kinerja Kementerian Keuangan tahun 2017 di Gedung Keuangan Negara I Surabaya pada Kamis (06/04).
Pada acara yang dihadiri oleh 51 Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja di lingkungan Kemenkeu ini, Sesjen mengharapkan pengelolaan anggaran dan pelaksanaan tugas fungsi Kemenkeu dapat dilakukan dengan basis efisiensi dan efektifitas dengan output dan outcome tetap tercapai. Sesjen juga mengungkapkan bahwa penyerapan anggaran yang tinggi belumlah cukup, akan tetapi juga harus diikuti dengan quality spending yang baik yaitu efisien.
Lebih lanjut Sesjen menjelaskan, gerakan efisiensi yang telah dicanangkan di Kemenkeu diharapkan dapat benar-benar diimplementasikan.  "Gerakan efisiensi harus dibangun dengan mindset bekerja atau sikap pikir, tindak, yang efisiensi. Setelah menjadi mindset kemudian menjadi gejala sosial sehari-hari di kita, kemudian itu akan menjadi budaya efisiensi," terangnya.  

Sesjen juga berharap, Kemenkeu bisa menjadi contoh bagi kementerian/lembaga lain dalam pelaksanaan belanja yang berkualitas. Ia mengungkapkan saat ini Kemenkeu sedang menyusun langkah-langkah strategis di tahun 2018, yang diantaranya adalah terkait me-refocusing belanja barang. Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,6-6,1 persen tidak akan tercapai jika belanja APBN tidak ekspansif. "Oleh karena itu, selain mendorong belanja infrastruktur peningkatan kualitas belanja dari belanja pemerintah juga harus ditingkatkan," ujarnya. (lwp/rsa)