Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ekonom: Kepatuhan Wajib Pajak Perlu Ditingkatkan

Jakarta, 14/12/2015 Kemenkeu - Penerimaan pajak yang bersumber dari Wajib Pajak Orang Pribadi di Indonesia tergolong masih rendah. Terkait hal tersebut, ekonom muda Martin D. Siyaranamual dari Universitas Padjadjaran menyampaikan bahwa kepatuhan Wajib Pajak perlu ditingkatkan.

"Pemerintah perlu melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, salah satunya adalah melanjutkan upaya untuk meningkatkan jumlah Wajib Pajak, khususnya wiraswasta (self-employed)," kata Martin dalam acara International Forum on Economic Development and Public Policy di Bali, Jumat (11/12).

Upaya lain yang perlu dilakukan adalah menghitung tax expenditures, termasuk insentif investasi secara periodik, untuk meningkatkan transparansi  dan mengevaluasi kebijakan tersebut secara berkala.

Selain itu, Martin juga menyarankan perlunya pemerintah mendorong publik untuk jujur dalam mengisi formulir atau menjawab pertanyaan perpajakan. "Pemerintah juga dapat menyampaikan apa yang orang lain lakukan untuk mengajak orang melakukan hal yang sama dan menekankan dampak dari keterlambatan pembayaran terhadap pelayanan publik," katanya.

Sebagai informasi, dalam salah satu sesinya, seminar internasional ini menghadirkan pembicara lima ekonom muda Indonesia yang berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Diponegoro. Sesi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas ekonom muda Indonesia, dimana kelimanya diberikan kesempatan khusus untuk mempresentasikan penelitian terakhir yang mereka lakukan.(ya)