Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ekonom: Neraca Perdagangan Kembali Surplus



Jakarta, 31/12/2013 MoF (Fiscal) News - Neraca perdagangan Bulan November 2013 diprediksi akan mencatatkan surplus, meskipun jumlahnya kecil. Hal ini dikarenakan kebijakan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah untuk mengerem laju impor sudah mulai menunjukkan hasil.


“Neraca perdagangan surplus kembali di Bulan November ini, tapi masih tipis. Kalau Bulan Oktober USD42,4 juta, kalau di November kemungkinan akan meningkat di kisaran USD100-200 juta,” ujar Ekonom Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, Selasa (31/12).


Menurutnya, kembali surplusnya neraca perdagangan ini karena kebijakan yang selama ini dikeluarkan otoritas moneter maupun fiskal sudah menunjukkan hasil. Bank sentral, misalnya, menggunakan instrumen suku bunga yang mengakibatkan menurunnya impor. “Kalau dari pemerintah kebijakannya melalui pajak. Jadi bisa dilihat sisi fiskal dan moneternya saling mendukung,” ungkapnya.


Ia menambahkan, pertumbuhan ekspor Bulan November bertumbuh cukup kecil, yaitu pada kisaran 5-8 persen. Sementara, untuk impor sedikit lebih rendah, yakni berada di bawah 5 persen. “Ini membuat ada sedikit harapan bagi neraca perdagangan untuk kembali surplus,” pungkasnya.(ans)