Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ekonomi Asia Timur Diperkirakan akan Tumbuh Stabil pada tahun 2014

Jakarta, 07/04/2014 MoF (Fiscal) News - Negara-negara berkembang di kawasan Asia Timur dan Pasifik akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang stabil tahun ini. Pertumbuhan tersebut didukung oleh pulihnya ekonomi di sejumlah negara berpendapatan tinggi serta tanggapan pasar yang hingga kini masih relatif dingin terhadap kebijakan quantitative easing oleh Bank Sentral AS.

Hal tersebut tercatat dalam East Asia Pacific Economic Update yang diterbitkan oleh Bank Dunia pada Senin (7/4). Berdasarkan laporan tersebut, perekonomian negara-negara berkembang di kawasan Asia Timur akan bertumbuh sebesar 7,1 persen tahun ini, tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan pertumbuhannya pada tahun 2013. Dengan begitu, Asia Timur tetap menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia, meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan rata-rata 8,0 persen dari tahun 2009 ke 2013.

Di Tiongkok sendiri, pertumbuhan akan sedikit melambat di kisaran 7,6 persen tahun ini, dari 7,7 persen pada tahun 2013 lalu. Kecuali Tiongkok, semua negara berkembang di kawasan ini akan bertumbuh sebesar 5,0 persen, sedikit di bawah angka tahun lalu, yaitu 5,2 persen. “Asia Timur-Pasifik telah menjadi motor penggerak utama pertumbuhan dunia sejak terjadinya krisis keuangan global,” ujar World Bank East Asia and Pacific Regional Vice President, Axel van Trotsenburg.

Penguatan pertumbuhan ekonomi dunia, lanjutnya, akan membantu stabilitas pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik. “Menguatnya pertumbuhan dunia tahun ini akan membantu kawasan Asia Timur-Pasifik untuk bertumbuh pada tingkat yang relatif stabil seraya menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan global yang lebih ketat,” imbuhnya.(ak)