Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ekonomi Syariah Dukung Pertumbuhan dan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jakarta, 24/07/2017 Kemenkeu – Bank Indonesia terus mendorong peran ekonomi syariah dalam mendukung pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan oleh  Gubernur Bank Indonesia  Agus D.W. Martowardojo, dalam diskusi panel bertajuk “Peran Ekonomi Syariah dalam Arus Baru Ekonomi Indonesia”, pada Senin (24/07). Diskusi panel ini dilaksanakan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan melalui diskusi tersebut diharapkan menghasilkan suatu kerangka kerja nyata yang dapat diimplementasikan bagi kemajuan perekonomian Indonesia.

Dikutip dari laman Bank Indonesia, sistem ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang menjunjung tinggi keadilan, kebersamaan, dan keseimbangan dalam pengelolaan sumber daya. Ekonomi syariah juga dilengkapi dengan mekanisme distribusi harta kepada masyarakat miskin serta dorongan partisipasi masyarakat untuk berkontribusi bagi kepentingan publik, sehingga bersifat inklusif. Ekonomi syariah dinilai merupakan salah satu jawaban atas permasalahan ekonomi yang masih terdapat di Indonesia, yaitu kesenjangan sosial.

Sebagai informasi, kerja sama dengan MUI ini dilakukan mengingat kontribusi organisasi tersebut dalam membangun dan mengembangkan perekonomian nasional berlandaskan dengan prinsip syariah. Selain itu, pengembangan program ekonomi dan keuangan syariah secara nasional diharapkan akan memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan sektor produksi yang semakin kuat dan merata, meningkatkan daya tahan ekonomi (resilience) terhadap gangguan baik internal maupun eksternal, meningkatkan stabilitas dan efisiensi sektor keuangan syariah, membuka peluang pelaksanaan program literasi ekonomi syariah, serta mendorong program penelitian dan inovasi untuk semakin berkembang guna menjawab segala tantangan perekonomian Indonesia di masa sekarang dan yang akan datang. (hr/rsa)