Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ekspor Nonmigas Januari-Mei 2017 Tumbuh 20,1%, Terbaik dalam Lima Tahun Terakhir

Jakarta, 21/06/2017 Kemenkeu – Kinerja ekpor impor Indonesia kembali menunjukkan peningkatan. Secara kumulatif, ekspor selama Januari hingga Mei 2017 mencapai USD 68,3 miliar atau meningkat sebesar 19,9% dibanding tahun lalu (YoY). Peningkatan ekspor selama Januari-Mei 2017 tersebut didukung kenaikan ekspor nonmigas 20,1% (YoY) dan ekspor migas 18,3% (YoY).

“Kinerja ekspor nonmigas di periode Januari-Mei 2017 ini jauh lebih baik dari kinerja ekspor nonmigas lima tahun terakhir (Januari-Mei 2012-2016) yang selalu tumbuh negatif,” ujar Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita pada hari Senin (19/06), di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Dikutip dari situs Kementerian Perdagangan, kinerja ekspor Mei 2017 sendiri mencatatkan USD 14,3 miliar atau naik 7,6% dibanding bulan lalu (MoM). Kenaikan ekspor didorong peningkatan ekspor sektor migas dan nonmigas. Ekspor migas meningkat 22,4% (MoM) menjadi USD 1,3 miliar, sedangkan ekspor nonmigas naik 6,4% (MoM) menjadi USD 13,0 miliar.

Di sektor nonmigas, ekspor ke beberapa negara mitra dagang selama Januari-Mei 2017 menunjukkan kinerja positif. Pada periode ini, ekspor nonmigas ke India, RRT, dan Belanda naik signifikan dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 61,0%, 59,5%, dan 39,6% (YoY).

Sementara itu, produk yang nilai ekspornya naik tinggi antara lain besi dan baja (86,0%), karet dan barang dari karet (65,4%), batubara (56,5%), bahan kimia organik (52,5%), minyak sawit (49,7%), serta kopi, teh dan rempah-rempah (38,6%). “Peningkatan ekspor yang relatif signifikan tersebut didukung membaiknya kondisi perekonomian dunia dan menguatnya harga komoditas di pasar dunia,” jelas Mendag.  (nr/dns)