Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Euro Bonds Oversubscribed 6,7 Kali

Jakarta, 15/07/2014 MoF (Fiscal) News - Euro Bonds yang secara resmi ditawarkan pada 3 Juli 2014 lalu, merupakan buah dari persiapan panjang yang telah dilakukan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan dan Wakil Menteri Keuangan juga ikut turut langsung dalam mempersiapkan penawaran Euro Bonds. Hasilnya dapat dilihat dari tingginya animo pasar Eropa terhadap surat utang berdenominasi Euro ini.

“Dalam rangka mengakses pasar Euro Bonds ini, DJPU sejak awal tahun telah mencanangkannya. Sehingga kami telah melakukan persiapan-persiapan. Di dalam mengeksekusi, kami kemudian menunjuk beberapa pihak untuk membantu mengakses investor di Eropa,” jelas Direktur Pengelolaan Utang Robert Pakpahan pada akhir pekan lalu.

Menurut Robert, sebelumnya Kemenkeu telah melakukan roadshow di beberapa kota Eropa seperti London, Frankfurt, Munich dan Vienna, dari 25 Juni sampai 2 Juli.  Setelah itu, dilakukanlah pricing atau pengumuman resmi peluncuran Euro Bonds di Milan, dengan pembukaan penawaran sebesar 1 miliar Euro bertenor 7 tahun.

Besarnya animo investor terhadap Euro Bonds dapat terlihat saat penutupan, dimana penawaran masuk sebesar 6,7 miliar Euro.

“Jadi kami membutuhkan 1 miliar Euro tetapi penawaran yang masuk setelah kami umumkan, masuk 6,7 miliar Euro. Artinya oversubscribed 6,7 kali karena ada strong demand. Ini membantu kami mempunyai keluasaan untuk menurunkan imbal hasil yang diinginkan,” jelasnya.
 
Akhirnya, pemerintah menetapkan hanya membuka penawaran sebesar 1 miliar Euro dengan tenor 7 tahun. Imbal hasil yang ditetapkan atau yield yaitu 2,976%. Menurut Robert, imbal hasil ini sangat kompetitif dan menguntungkan bagi Indonesia, dibandingkan tenor yang sama jika diterbitkan dalam USD yang memiliki imbal hasil 4% s.d. 4,02%. (as)

 

Berita terkait:

 

Informasi terkait:

Video News Penerbitan Perdana Surat Utang Berdenominasi EURO