Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Februari 2016, Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Meningkat

Jakarta, 17/03/2016 Kemenkeu - Neraca perdagangan Indonesia pada Bulan Februari 2016 mencatatkan surplus sebesar 1,15 miliar dolar AS, lebih tinggi daripada surplus bulan Januari yang sebesar 0,01 miliar dolar AS.

Perbaikan neraca perdagangan tersebut terutama didukung oleh meningkatnya surplus neraca perdagangan nonmigas. Selain itu, neraca perdagangan migas yang mencatat surplus juga mendukung perbaikan tersebut.

Neraca perdagangan nonmigas pada Februari 2016 sendiri mencatatkan surplus sebesar 1,14 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan surplus pada Januari 2016 yang sebesar 0,12 miliar dolar AS. “Peningkatan surplus neraca perdagangan nonmigas dipengaruhi oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 8,67 persen (mtm) dan turunnya impor nonmigas sebesar 2,13 persen (mtm).

“Peningkatan ekspor nonmigas utamanya terjadi pada ekspor perhiasan/permata, benda-benda dari besi dan baja, kapal laut, kendaraan dan bagiannya, dan timah,” demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara dalam keterangan resminya pada Selasa (15/3).

Sementara itu, lanjutnya, penurunan impor nonmigas pada Februari 2016 terutama dipengaruhi impor mesin dan peralatan mekanik, senjata dan amunisi, serealia, benda-benda dari besi dan baja, serta besi dan baja.

Di sisi lain, neraca perdagangan migas juga mengalami surplus sebesar 0,01 miliar dolar AS pada Februari 2016, setelah pada bulan sebelumnya mencatatkan defisit sebesar 0,11 miliar dolar AS. “Perbaikan neraca perdagangan migas tersebut dipengaruhi oleh peningkatan ekspor migas sebesar 0,47 persen (mtm). Perbaikan tersebut juga didukung oleh penurunan impor migas sebesar 8,79 persen (mtm),” jelasnya.

Ke depan, BI memperkirakan kinerja neraca perdagangan tetap positif mendukung kinerja transaksi berjalan.(nv)