Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Fundamental Tetap Kuat, Pertumbuhan Ekonomi Mulai Merata


Jakarta, 07/02/2014 MoF (Fiscal) News - Bank Indonesia (BI) menilai, kondisi fundamental ekonomi Indonesia hingga kini berada dalam kondisi cukup kuat. BI melalui Direktur Departemen Komunikasinya, Peter Jacobs mengatakan bahwa dengan kinerja pertumbuhan ekonomi yang masih baik ini, kebijakan stabilisasi yang ditempuh oleh Pemerintah dan BI untuk menurunkan defisit transaksi berjalan dan inflasi dapat dicapai.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2013 tercatat 5,72 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan III-2013 sebesar 5,63 persen (yoy), yang juga lebih tinggi dari perkiraan BI sebelumnya. "Dengan perkembangan ini, secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi pada 2013 tercatat 5,78 persen, sedikit lebih tinggi dari perkiraan Bank Indonesia sebesar 5,7 persen," jelasnya pada Rabu (5/2).

BI memandang, struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan sudah mulai berimbang, searah dengan kebijakan stabilisasi BI dan Pemerintah. Tercatat, pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV-2013 didukung oleh kenaikan ekspor dan moderasi konsumsi yang terpelihara. Pertumbuhan ekspor mencapai 7,40 persen (yoy), yang didorong kenaikan permintaan mitra dagang negara-negara maju. Kenaikan ekspor tersebut juga tergambar pada pertumbuhan sektor ekonomi yang terkait dengan ekspor, seperti pertambangan dan manufaktur.

Sementara itu, pertumbuhan permintaan domestik melambat sejalan dengan melambatnya pertumbuhan total konsumsi dan investasi, masing-masing 5,44 persen (yoy) dan 4,37 persen (yoy), dari semula 5,89 persen (yoy) dan 4,54 persen (yoy) pada triwulan III-2013. Sejalan dengan menurunnya permintaan domestik, impor pada triwulan IV 2013 juga mencatatkan kontraksi 0,6 persen (yoy).(ak)