Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

G20 Pererat Koordinasi Tingkatkan Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang

Jakarta, 29/02/2016 Kemenkeu - Para menteri negara-negara anggota G20 melakukan pertemuan pertama di bawah Presidensi Tiongkok pada 26-27 Februari 2016. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Shanghai, Tiongkok ini, delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro bersama dengan Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo.

Melalui pertemuan tersebut, para menteri G20 sepakat bahwa perkembangan perekonomian global masih mengkhawatirkan, yang diperparah dengan terus berlanjutnya penurunan harga komoditas strategis, seperti harga minyak bumi yang turun pada level terendah. Kondisi ini telah mempengaruhi prospek pertumbuhan di banyak negara, baik negara maju maupun negara berkembang.

Mendasari hal tersebut, Presidensi G20 Tiongkok mengeluarkan usulan untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dalam koordinasi dan komunikasi kebijakan pada masing-masing negara sebagai upaya meningkatkan prospek pertumbuhan jangka panjang, sebagaimana tujuan kerja sama G20 itu sendiri.

Selain itu, melalui pertemuan ini, para Menteri G20 juga membahas sejumlah agenda lain, termasuk perkembangan reformasi regulasi keuangan global dan pembiayaan perubahan iklim. Pada akhir pertemuannya, para Menteri G20 mengeluarkan Komunike Menteri dan sepakat untuk bertemu kembali pada bulan April 2016 dalam kesempatan Pertemuan Musim Semi Bank Dunia dan IMF di Washington, DC Amerika Serikat.(nv)