Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Presiden Minta K/L Percepat Realisasi Belanja

Jakarta, 08/06/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo meminta agar kementerian/lembaga (K/L) dapat mempercepat realisasi belanjanya, sehingga pertumbuhan ekonomi domestik dapat tumbuh lebih tinggi.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2016 tercatat sebesar 4,92 persen. Menurut Presiden, angka tersebut masih bisa ditingkatkan dengan mendorong realisai belanja pemerintah dan investasi. “Trigger-nya ada di situ (belanja pemerintah dan investasi),” katanya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6) sebagaimana dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Ia menambahkan, jika K/L tidak segera mempercepat realisasi belanjanya, pertumbuhan ekonomi domestik dikhawatirkan akan melambat. “Sebetulnya pada awal-awal Januari (2016) atau akhir Desember (2015) sudah saya berikan peringatan-peringatan, agar belanja-belanja di kementerian dan lembaga itu didorong untuk bisa dipercepat. Tetapi dalam praktiknya saya melihat angka-angka yang ada di kementerian ini memang masih lambat,” jelasnya.

Selain belanja pemerintah, realisasi investasi juga perlu dipercepat agar dampak positifnya dapat langsung berimbas pada pertumbuhan ekonomi. Lebih lanjut Presiden menambahkan,  K/L harus dapat menarik sebanyak mungkin investasi untuk proyek-proyek yang dapat dikerjakan oleh swasta. “Jangan malah kebalik. Investor berminat tetapi kita malah pakai APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), sehingga APBN bisa kita salurkan ke tempat yang lain,” jelasnya.(nv)