Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Gini Ratio September 2016 Catatkan Penurunan

Jakarta, 02/02/2017 Kemenkeu - Pada September 2016, angka ketimpangan (gini ratio) penduduk Indonesia tercatat turun menjadi 0,394. Angka ini turun 0,003 poin dibandingkan Maret 2016 yang sebesar 0,397 atau 0,008 poin dibanding September 2015 yang sebesar 0,402.

Menurut Kepala Pusat Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Parjiono, perbaikan pada angka ketimpangan ini disebabkan oleh pertumbuhan pengeluaran per kapita oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
“Bila dibagi menjadi tiga kelompok ekonomi, yakni 40 persen ekonomi terbawah, 40 persen menengah, dan 20 persen tertinggi, maka kelompok ekonomi terbawah mengalami kenaikan tertinggi. Pengeluaran ekonomi terbawah tumbuh 4,56 persen, sementara kelompok menengah tumbuh 11,69 persen, dan kelompok ekonomi tertinggi hanya tumbuh 3,83 persen,” jelasnya saat dihubungi pada Rabu (01/02).


Ke depannya, kunci pengurangan ketimpangan yang harus dijaga adalah perluasan kesempatan masyarakat, terutama golongan ekonomi lemah, untuk mengakses pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, dan akses terhadap modal usaha. (as/rsa)