Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Global Bond Indonesia Dipandang Positif

Jakarta, 22/03/2011 MoF (Fiscal) News - Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan secara umum pasar global memandang positif kondisi di Indonesia. Hal tersebut terkait rencana Pemerintah Indonesia menawarkan obligasi di pasar internasional atau global bond. “Pemerintahnya sudah pasti, dari situ tidak ada masalah karena kita sudah lihat kondisi pasarnya. Secara umum, mereka melihat sangat positif dengan kondisi Indonesia,” ujarnya saat ditemui di Gedung Bank Indonesia, Jakarta pada Senin (21/03).

Terkait global bond, Indonesia melakukan roadshow ke tiga negara yakni Swiss, Inggris dan Amerika Serikat. Ketiga Negara tersebut memiliki pandangan positif kepada Indonesia, terutama dalam pengendalian inflasi. “Challenge nya mungkin lebih mengenai inflasi yang saat ini kita lagi bahas. Terus mengenai sustainability dari pada anggaran. Tapi in generally, positif mereka siap untuk masuk,” jelas Bambang.

Sesuai dengan rencana 2011 yang terdapat di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Pembiayaan Penerbitan global bond tersebut akan mendukung penerbitan Surat Berharga Negara. “Sesuai dengan plan 2011 ini yang ada di APBN, sudah ada yang dikeluarkan domestik. Untuk yang ke depan juga fokusnya ke domestik,” urainya.

Bambang yakin, Indonesia memiliki performance yang cukup baik dibanding pesaing-pesaingnya. “Saya yakin itu, semua melihat performance Indonesia cukup bagus. Kemudian dibandingkan (penawaran) pesaing yang relatif menawarkan pada waktu yang sama, juga relatif kita lebih bagus kalau dilihat dari sisi demand, kita tidak ada masalah. Tinggal sekarang kita lihat dari pasar secara umum bagaimana,” tukas Bambang. Namun, ia belum menyebutkan jumlah target indikatif yang ingin dicapai dari penerbitan ini. Menurutnya, hal tersebut adalah kewenangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang. (sgd)