Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Hadiri Raker Setjen, Menkeu ingin Kemenkeu Menjadi Teladan

Jakarta, 28/11/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap Kemenkeu menjadi contoh bagi institusi lain dalam penggunaan keuangan negara dengan cara memperbaiki efisiensi penggunaan anggaran. Harapan ini ia sampaikan ketika memberikan sambutan pada Rapat Kerja Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan 2016 (Raker Setjen 2016), di Jakarta pada Senin (28/11).
 

Menkeu menilai, menjadi Bendahara Umum Negara (BUN) di satu sisi, dan juga menjadi pengguna anggaran di sisi yang lain bukan merupakan hal yang mudah bagi Kementerian Keuangan. Menurutnya hal tersebut adalah kekuatan yang besar yang harus bisa dikendalikan. Menkeu tidak ingin kekuatan tersebut menjadi excuse bagi Kemenkeu untuk tidak efisien dalam menggunakan anggaran.

 

Menurut Menkeu, Kemenkeu harus bisa membuat prioritas-prioritas untuk kemudian bisa menjadi contoh bagi institusi lain. “Kalau anda punya uang 15 triliun di budget anda, how you are going to spend it. Kalau 15 triliun harus di potong 2 triliun menjadi 13 triliun how you are going to cut it. Ini semua dalah suatu ujian-ujian yang menggambarkan apakah kita sebagai Kementerian Keuangan mampu untuk melakukan suatu pengambilan keuputusan, mengenai resource allocation, yang bisa menjadi model bagi tempat lain”. 

 

Menkeu menegaskan bahwa menjadi efisien bukanlah hal yang mudah. Untuk mencapai hal tersebut menurutnya diperlukan kerja keras dan disiplin yang tinggi. Menkeu berharap Sekretariat Jenderal dan Kementerian Keuangan pada umumnya bisa melakukan hal tersebut.

 

Pada Raker Setjen 2016 ini telah diluncurkan Corporate Services yang berbasis TIK yang diberi nama e-PRIME yang dapat diakses melalui Internet dengan alamat url http://e-prime.kemenkeu.go.id. Aplikasi e-PRIME memiliki prinsip Mudah dan Terpadu, Mudah karena dapat Aplikasi e-PRIME karena Aplikasi ini menggunakan fitur tampilan yang adaptif, sehingga dapat diakses dengan baik di berbagai perangkat. Terpadu, karena Aplikasi e-PRIME merupakan integrasi berbagai aplikasi layanan korporat yang menjadi cikal bakal 'one stop digital services' kepada stakeholders internal dan eksternal.

Selain itu, Aplikasi e-PRIME dapat diakses kapan saja dan dimana saja karena juga tersedia dalam versi mobile apps untuk platform gadget berbasis Android dan iOS. Terdapat 5 fitur awal pada mobile apps e-PRIME, yaitu penilaian kinerja, agenda pimpinan & pegawai, persetujuan dan monitoring perjalanan dinas luar negeri, update mandiri data pegawai, serta pengajuan & persetujuan cuti tahunan. Kedepannya e-PRIME akan terus dikembangkan dan disempurnakan untuk meningkatkan kualitas layanan Kementerian Keuangan. (lwp)