Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Hadiri Wisuda STAN, Menkeu Pesan Bijaksana dalam Menggunakan Ilmu

Jakarta, 27/10/2021 Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan harapannya kepada 4859 wisudawan/wisudawati lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) dalam acara Wisuda Akbar PKN STAN 2021 yang diselenggarakan secara daring, Rabu (27/10). Mengusung tema Drastha Prana yaitu Drastha berarti mahkota dan Prana berarti bijaksana, lulusan PKN STAN diharapkan memiliki mahkota kebijaksanaan dalam bersikap sebagai punggawa keuangan negara.

“Bijaksana adalah suatu sikap yang menggambarkan seseorang yang punya ilmu pengetahuan, namun sekaligus karakter untuk bisa menggunakan secara bermanfaat. Jadi tidak hanya sekedar ilmu pengetahuan namun sikap karakter yang penting,” ungkap Menkeu.

PKN STAN merupakan sekolah tinggi kedinasan yang mendidik lulusannya menjadi pengelola keuangan negara yang kompeten dalam ilmu pengetahuan dan teknik bidang keuangan negara. Meski demikian, Menkeu mengingatkan para lulusan bahwa ilmu ini merupakan ilmu awal dan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan ke depan.

Saat ini, Indonesia dan dunia tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang memiliki konsekuensi, dampak, dan implikasi terhadap keuangan negara. Ke depan perubahan iklim dan teknologi digital juga menambah tantangan tersebut.

“Krisis musibah tidak menjadi kita menyerah, tidak membuat kita patah. Krisis musibah justru membuat kita makin kuat yaitu bagaimana kita mengurus keuangan negara untuk bisa terus menyelamatkan Indonesia dari covid dan meneruskan upaya kita mencapai cita-cita kemerdekaan,” tandas Menkeu.

Lulusan PKN STAN juga diharapkan terus memperbarui ilmu, jujur, kompeten, profesional, mampu bekerja sama, sinergi, berintegritas, dan mengasah kemampuan manajerial. Sebagai lulusan yang akan ditempatkan di Kementerian Keuangan dan Kementerian/Lembaga lainnya serta Pemerintah Daerah, lulusan STAN diminta untuk menjadi pengelola keuangan negara yang dapat menjaga reputasi diri, reputasi keluarga, dan reputasi almamater.

“Jadilah pengelola keuangan negara yang bisa dipercaya, kompeten, memiliki ilmu dan karakter yang baik, yang menjaga Indonesia sebagai sebuah bangsa yang makmur, adil, bermartabat, dan maju. Semoga hari ini merupakan tonggak untuk kalian terus maju membawa Indonesia menjadi sebuah bangsa dan negara yang disegani di dunia,” pesan Menkeu.(dj/mr/hpy)