Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen (16/08)

Harapan Presiden Jelang HUT RI Ke-72: Pemerataan Keadilan Sosial

Jakarta, 16/08/2017 Kemenkeu – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI yang sekaligus dalam rangka memperingati persiapan sehari menjelang hari Kemerdekaan Indonesia di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen pada Rabu, (16/08). Ia mengatakan Indonesia belum sepenuhnya merdeka apabila pembangunan belum merata di seluruh Indonesia.

“Kita menyadari bahwa belum semua rakyat Indonesia merasakan buah kemerdekaan. Kita menyadari bahwa manfaat pembangunan belum sepenuhnya merata di seluruh pelosok tanah air. Kita menyadari bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia belum sepenuhnya bisa kita wujudkan,” jelasnya. 

Untuk itu, di tahun ketiga masa bakti Kabinet Kerja, Pemerintah lebih fokus untuk melakukan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. 

“Kita ingin rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terdepan, di kawasan terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan, dan merasa bangga menjadi Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya. 

Ia menambahkan bahwa pemerataan pelayanan hingga ke pelosok negeri dari pelayanan pendidikan, kesehatan, sanitasi dan air bersih maupun transportasi harus dirasakan sama baiknya oleh seluruh rakyat Indonesia. 

“Rakyat di Aceh harus bisa merasakan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sanitasi dan air bersih maupun pelayanan transportasi, sama baiknya dengan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara yang lain di seluruh pelosok negeri. Kita ingin rakyat di perbatasan Papua, bangga pada tanah airnya karena kawasan perbatasan telah dibangun menjadi beranda terdepan dari Republik kita. Kita ingin rakyat Papua di pegunungan juga bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok yang sama dengan saudara-saudaranya di wilayah lain Indonesia. Kita ingin rakyat Pulau Miangas bisa merasakan kehadiran Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Program Kartu Indonesia Sehat, Program Kartu Indonesia Pintar, dan Program Pemberian Makanan Tambahan untuk balita dan ibu hamil. Kita ingin rakyat di Pulau Rote juga bisa merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, lancarnya konektivitas dan turunnya biaya logistik,” harapnya.

Presiden juga berharap kualitas hidup rakyat Indonesia meningkat. “Kita ingin kualitas hidup rakyat Indonesia semakin meningkat. Walaupun IPM kita naik dari 68,90 di tahun 2014 menjadi 70,18 di tahun 2016 kita tidak boleh cepat berpuas diri. Kita juga harus terus berupaya menekan ketimpangan pendapatan, yang saat ini Indeks, Indeks Gini Rasio bisa kita turunkan dari 0,414 pada September 2014 menjadi 0,393 pada Maret 2017,” terangnya.

Ia meyakini, ekonomi yang adil dan merata akan menyatukan dan memperkuat Indonesia dalam menghadapi persaingan global.  

“Saya yakin hanya dengan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, kita akan semakin bersatu. Pembangunan yang merata akan mempersatukan Indonesia. Pembangunan yang berkeadilan akan membuat kita semakin kuat dalam menghadapi persaingan global,” pungkasnya. (nr/rsa)