Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Harga Komoditas Utama Stabil, Laju Inflasi Maret Berhasil Ditekan

Jakarta, 01/04/2014 MoF (Fiscal) News - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan terjadi inflasi sebesar 0,08 persen pada Maret 2014. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Suryamin dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (1/4). "Inflasi diikuti dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,37," ungkapnya.

BPS mencatat, dari 82 kota IHK, tercatat 45 kota mengalami inflasi dan 37 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke, yaitu sebesar 1,15 persen dengan IHK 113,13 dan terendah terjadi di Kediri dan Makassar, masing-masing sebesar 0,02 persen dengan IHK 112,17 dan 108,94. Sementara, deflasi tertinggi terjadi di Tual, yaitu sebesar 2,43 persen dengan IHK 112,53 dan deflasi terendah terjadi di Sorong, yaitu  0,02 persen dengan IHK 109,09.

Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Februari–Maret) 2014 tercatat sebesar 1,41 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2014 terhadap Maret 2013) sebesar 7,32 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,43 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,16 persen; kelompok sandang 0,08 persen; kelompok kesehatan 0,41 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,14 persen; dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0,24 persen. Sementara, deflasi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,44 persen.

Menurut Kepala BPS, apabila dilihat dari trennya, inflasi Bulan Maret memang lebih rendah, bahkan cenderung mengalami deflasi. Hal ini antara lain ditunjang oleh harga komoditas utama yang cukup terkendali seperti beras, bawang merah dan bawang putih. Dalam laporannya, BPS mencatat, komponen inti pada Maret 2014 mengalami inflasi sebesar 0,21 persen, tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Maret) 2014 sebesar 1,14 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Maret 2014 terhadap Maret 2013) sebesar 4,61 persen.(ak)