Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Hari Ini, PLTU Batang Diharapkan Capai Perolehan Pembiayaan

Jakarta, 06/06/2016 Kemenkeu - Hari ini (06/06), proyek PLTU Batang diharapkan dapat mencapai perolehan pembiayaan (financial close). Kementerian Keuangan dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) selaku penjamin telah menerbitkan consent letter atas seluruh perubahan perjanjian jual beli tenaga listrik. Dari informasi yang dilansir melalui laman Direktorat Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), pengembang proyek PT Bhimasena Power Indonesia (PT BPI) saat ini sedang dilakukan pembuatan jalan untuk keperluan konstruksi dan penyiapan peralatan konstruksi.


PT BPI juga akan melakukan lima kegiatan utama terkait CSR, yaitu pengembangan ekonomi, dukungan peningkatan kualitas kesehatan, dukungan peningkatan kualitas pendidikan, bantuan infrastruktur sarana umum, dan dukungan kegiatan sosial, budaya, dan lingkungan.


PLTU Batang 2 x 1000 MW merupakan proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang pertama kali ditandatangani perjanjian kerja samanya yaitu pada 6 Oktober 2011. PLTU Batang 2 x 1000 MW menggunakan teknologi ultra super critical dengan sistem pengolahan gas buang yang dapat meminimalkan gas emisi/dispersi sehingga ramah lingkungan. Proyek senilai lebih dari Rp30 triliun tersebut mendapat penjaminan bersama dari Kementerian Keuangan dan PT PII. (as)