Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Hari Ini, Presiden Sidak Pelayanan Amnesti Pajak

Jakarta, 28/09/2016 Kemenkeu – Jelang berakhirnya program Amnesti Pajak tahap pertama, Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan Amnesti Pajak di dua lokasi berbeda pada Rabu (28/09).

Kedua lokasi tersebut yaitu di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Grogol Petamburan, Jakarta Barat dan pelayanan bersama amnesti pajak yang merupakan gabungan dari KPP Madya Jakarta Pusat, KPP Madya Jakarta Utara, KPP Madya Jakarta Selatan, KPP Madya Jakarta Barat, KPP Madya Jakarta Timur yang terletak di Jl M.I. Ridwan Rais, Jakarta. Dalam sidak tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugeasteadi.

Melihat banyaknya masyarakat yang berbondong-bondong menunaikan kewajiban perpajakannya, Presiden mengungkapkan kegembiraannya, dan menilai ini merupakan momentum yang baik bagi perpajakan nasional. "Ini menurut saya sebuah momentum yang baik untuk perpajakan kita. Ada sebuah kesadaran, ada sebuah kepatuhan dari masyarakat untuk membayar pajak. Momentum seperti ini harus dimanfaatkan. Oleh sebab itu, orientasi kita sekarang ini adalah membangun sebuah kepercayaan," ujar Presiden di KPP Madya Jakarta Pusat.

Kepercayaan masyarakat tersebut juga terlihat dari besarnya dana yang sudah dideklarasi dan repatriasi. Presiden menilai, program Amnesti Pajak Indonesia ini merupakan salah satu yang sukses di dunia. “Hari ini sudah Rp2.700 triliun deklarasi dan repatriasi. Sebuah angka yang sangat besar sekali, bandingkan dengan tax amnesty di negara lain. Pergerakan seperti ini harus kita sadari ada momentum trust, ada kepercayaan,” ujarnya.

Momentum tersebut, lanjutnya, dapat digunakan untuk memulai reformasi sistem perpajakan Indonesia agar menjadi semakin baik. “Ini kan sebuah kesadaran yang sangat baik, yang momentumnya harus kita gunakan untuk memperluas dan meningkatkan basis pajak kita. Itu penting sekali," ucapnya.(nv)