Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Hindari Penipuan, Bayarlah Pajak Melalui Bank dan Kantor Pos

Jakarta, 06/11/2013 Mof (Fiscal) News – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) kembali mengimbau dan mengingatkan kepada Wajib Pajak (WP) agar membayarkan atau menyetorkan pajaknya melalui bank, bukan membayar pajak ke pegawai pajak. Hal tersebut ditegaskan Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany, di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (6/11).

"Jadi pembayaran pajak dapat dilakukan melalui bank, ATM dan kantor pos. Hal tersebut untuk mencegah adanya tindakan penipuan," ungkapnya. Petugas pajak, dikatakan Fuad, tidak menerima setoran atau penitipan uang dari WP. Menurut Fuad, hingga kini  masih ada saja WP yang tertipu dan belum memahami betul bahwa tidak boleh membayar pajak melalui pegawai pajak atau oknum yang mengaku sebagai pegawai pajak.

"Mana ada orang pajak menagih pajak di jalan. Tidak ada. Banyak itu yang ketipu," imbuhnya. Fuad menjelaskan, setoran pajak yang dibayarkan kepada oknum tersebut tidak akan masuk ke kas negara, namun masuk ke kantong pribadi mereka. "Makanya kita ingatkan jangan sampai ketipu," ucapnya.

Pihaknya mengungkapkan, hingga kini masih ada saja segelintir masyarakat yang mengaku sebagai pegawai pajak dan meminta setoran pajak. Oleh karenanya, masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat yang berwenang, apabila melihat pelanggaran tersebut. "Kalau ada orang (oknum) pajak atau yang ngaku pegawai ngejar-ngejarin bayar pajak sama saya (oknum) saja, lapor saja langsung supaya kita pecat dia,"  kata Fuad. (ak)