Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

IAI-DJP Kerja Sama Sukseskan Tax Amnesty

Bandung, 09/12/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Kerja Sama Sosialisasi Edukasi Peningkatan Peran Profesi Akuntan dalam Ikut Serta Membangun Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat di bidang Perpajakan, Kamis (08/12) di Bandung.

MoU ditandatangani oleh Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Akuntan Indonesia Mardiasmo dan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, dalam rangkaian peringatan HUT IAI ke-50.

Dalam sambutannya, Menkeu mengungkapkan bahwa standardisasi laporan keuangan sangat penting dalam proses akuntabilitas yang menjadi kebutuhan dalam organisasi. "Laporan keuangan yang memiliki standar dan bisa dipercaya menjadi sangat penting," tegasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, akuntansi bertujuan untuk mempresentasikan suatu fakta secara akurat sebagai alat akuntabilitas, agar tercipta confidence and trust. “Hal ini merupakan bottom line atau prinsip dasar yang saya harapkan dari akuntan. Sebagai institusi maupun profesi, akan betul-betul bersungguh-sungguh membangun karakter bangsa berdasarkan prinsip reliability, credibility, trust based on fakta yang disajikan secara benar,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Menkeu juga mengapresiasi IAI yang telah membantu desa memperoleh standar akuntansi pelaporan, terutama dalam menerima dana desa yang jumlahnya cukup besar. "Akan ada Rp60 triliun dana dari APBN (untuk Dana Desa tahun 2017) yang harus diselamatkan agar betul-betul terpakai untuk membangun masyarakat level grass root secara benar dan akuntabel," tegasnya.(ath)