Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Iklim Investasi Kian Membaik, Penyerapan Tenaga Kerja Terus Meningkat

Jakarta, 23/04/2013 MoF (Fiscal) News - Realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pada Triwulan I-2013 mencapai 361.924 orang. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri mengatakan, penyerapan tenaga kerja Indonesia pada triwulan tersebut terdiri dari proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 148.521 orang dan proyek Penanaman Modal Asing (PMA) sebanyak 213.403 orang. Menurut Chatib, keberadaan investasi PMDN dan PMA diperkirakan akan dapat mengakibatkan efek ganda terhadap penyerapan tenaga kerja secara tidak langsung yaitu sebesar 4 kali.

 
Pihaknya mengatakan, volume impor barang modal dewasa ini tengah mengalami penurunan sebagai dampak krisis ekonomi yang masih berlanjut di kawasan Eropa. Meski demikian, investasi asing maupun investasi dalam negeri secara keseluruhan masih terus mengalami peningkatan. “Impor barang modal memang negatif, namun investasi di dalam negeri terus mengalami kenaikan,” katanya.
 
Terkait PMDN, terjadi peningkatan realisasi investasi pada periode Triwulan I-2013 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2012 sebesar 39,6 persen, dari nilai realisasi investasi Rp19,7  triliun menjadi Rp27,5  triliun.
 
Wilayah Jawa Timur masih menjadi primadona investor untuk menanamkan modal. Berdasarkan data BKPM, sepanjang Januari hingga Maret 2013, sebesar Rp9 triliun modal masuk ke Jawa Timur. Kemudian Kalimantan Timur dengan Rp4,8 triliun, Kalimantan Selatan sebesar Rp3,4 triliun, Sumatera Utara  mencapai Rp2 triliun dan DKI Jakarta yang berjumlah Rp1,9 triliun.
 
Sedangkan realisasi investasi PMA pada periode Triwulan I-2013 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2012 juga meningkat sebesar 27,2 persen, dari nilai realisasi investasi Rp51,5 triliun menjadi Rp65,5 triliun. Kenaikan PMA ternyata dapat menyerap 213.403 orang atau 58,96 persen dari total tenaga kerja. "Penyerapan tenaga kerja Indonesia secara langsung pada periode triwulan I tahun 2013 sebanyak 361.924 orang. Penyerapan tertinggi adalah kontribusi dari PMA, yaitu 213.403 orang atau mencapai 58,96 persen dari total tenaga kerja Indonesia," jelasnya. (ak)