Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Indonesia Belum Masuk Jebakan Kelas Menengah



Denpasar, 12/12/2013 MoF (Fiscal) News – Saat ini Indonesia belum tergolong dalam negara yang masuk ke dalam jebakan kelas menengah. Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri dalam Seminar Internasional mengenai Middle Income Trap yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bank Indonesia pada Kamis (12/12) di Bali.


Seperti diketahui, di tengah ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global dewasa ini, salah satu implikasi yang dihadapi oleh negara-negara berkembang adalah terjadinya peningkatan potensi risiko untuk masuk ke dalam perangkap negara kelas menengah (middle income trap). Fenomena ini banyak dijumpai di berbagai negara berkembang, termasuk  Indonesia.


Middle income trap adalah suatu kondisi mengenai perkembangan ekonomi dimana suatu negara yang sudah berhasil masuk ke kelompok negara berpendapatan menengah (middle income countries), namun kemudian mengalami stagnasi dalam jangka waktu cukup lama dan tidak berhasil naik ke dalam kelompok negara berpendapatan tinggi,” jelas Menkeu. Jika merujuk pada standar internasional, durasi waktu suatu negara dikatakan terperangkap dalam jebakan kelas menengah adalah sekitar 42 tahun.


Indonesia belum tergolong pada negara yang masuk ke dalam jebakan kelas menengah, karena Indonesia masuk dalam kategori negara berpendapatan menengah pada awal tahun 1990-an. Dengan demikian, peluang terhindar dari middle income trap masih cukup besar.(wa)