Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Indonesia Butuh Peningkatan Konektivitas Virtual

Jakarta, 18/05/2016 Kemenkeu - Saat ini, Indonesia sedang giat dalam membangun konektivitas fisik. Namun, Indonesia membutuhkan bukan hanya konektivitas fisik tetapi juga konektivitas virtual. Demikian disampaikan Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara dalam acara The 1st Annual Islamic Finance Conference/Forum on Sukuk for Infrastructure Development di Jakarta pada Selasa (17/05).

“Jika kita berbicara mengenai konektivitas, kita selalu berpikir tentang jalan, bandara, pelabuhan. Ya itu penting tetapi bukan hanya perpindahan orang tetapi pergerakan informasi juga penting. Bangun infrastruktur tidak hanya bangun jalan tetapi juga bangun akses internet,” kata Suahasil. Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa arus informasi di Indonesia juga tidak kalah penting, termasuk akses internet dan pengetahuan mengenai internet itu sendiri.

Terkait konektivitas virtual, Indonesia saat ini mulai beralih untuk menerapkan keuangan inkusif, dimana salah satu upayanya adalah penggunaan telepon seluler untuk mencairkan bantuan pemerintah. “Pemerintah mengirimkan bantuan tunai melalui telepon seluler, kemudian mereka dapat pergi ke kantor pos kapan saja dan dimana saja, tanpa antri dan menunjukkan informasi melalui telepon seluler untuk mencairkan bantuan tunai tersebut,” kata Suahasil. (ya)