Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Indonesia Dorong Kualitas Tenaga Kerja Muda dan Pegawai Perempuan

Washington DC, 21/04/2017 Kemenkeu - Indonesia sebagai negara dengan penduduk yang besar memiliki populasi usia produktif yang memiliki potensi inovasi dan kreativitas sejalan dengan perkembangan teknologi. Melihat ini, pada dasarnya, Indonesia punya kemampuan lebih untuk dapat menumbuhkan kewirausahaan, khususnya bagi pengusaha muda dan wanita. Permasalahnnya, upaya untuk mendorong tenaga kerja ini masih menjadi isu.


 “Tidak semua anak muda siap masuk ke dunia kerja karena inequality di pendidikan dan pelatihan. Pemerintah telah menghitung mekanisme untuk meningkatkan kualitas mereka yang rentan ini, termasuk untuk partisipasi anak muda pada inovasi, dengan berbagai program penciptaan lapangan pekerjaan,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat East Asia Pacific Department (EAP) Seminar on Unleashing Productivity: The Key to Sustainable Inclusive Growth pada Kamis (20/04) di Gedung J, Kantor Pusat Bank Dunia, Washington, D.C, Amerika Serikat.


Selain itu, partisipasi tenaga kerja perempuan juga masih menjadi masalah karena isu ketidaksetaraan gender, utamanya dalam menyeimbangkan waktu kerja dan keluarga. Saat ini, pemerintah juga terus berupaya mendorong partisipasi tenaga kerja perempuan, misalnya dengan mendukung penyesuaian standar kompetensi pegawai perempuan. “Kami juga mendorong program untuk menyediakan fasilitas di kantor yang mendukung pegawai perempuan,” ungkapnya. (as/dns)