Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Indonesia Harus Bisa Terus Tingkatkan Cadangan Devisa

Jakarta, 22/04/2014 MoF (Fiscal) News – Aliran dana asing (capital inflow) yang masuk ke Indonesia dewasa ini mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, yang menjadikan cadangan devisa kian meningkat. Hal tersebut memberi kontribusi positif bagi kondisi perekonomian nasional utamanya pada defisit transaksi berjalan, serta menjaga ketahanan ekonomi Indonesia terhadap dampak pengurangan stimulus yang dilakukan Bank Sentral Amerika. Ini disampaikan Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, pada Senin (21/4), di Jakarta. Pihaknya bahkan memproyeksikan neraca pembayaran pada kuartal pertama 2014 berpotensi surplus.


Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengungkapkan, Indonesia ditantang untuk terus mampu menguatkan fundamental perekonomiannya. “Daya tahan (resiliency) ekonomi nasional hanya dapat kita tingkatkan ketika kita dapat terus meningkatkan cadangan devisa, mengelola proporsi utang luar negeri, menjaga inflasi, menjaga defisit anggaran dalam proporsi yang aman, menjaga keseimbangan neraca perdagangan dan pembayaran, memperbesar investasi dan penciptaan lapangan kerja, menjaga daya beli masyarakat, terus membangun infrastruktur, memperluas industrialiasi dan hilirisasi," jelasnya.


Oleh karenanya, ia berharap pemerintah beserta seluruh pemangku kepentingan dapat terus memonitor perkembangan kebijakan pengurangan stimulus moneter dan penaikan suku bunga, agar potensi risiko capital outflow dapat dimitigasi secara baik. (ak)