Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Indonesia Perlu Dua Jenis Industri Ini

Jakarta, 29/10/2015 Kemenkeu - Untuk mengurangi impor, Indonesia perlu menumbuhkembangkan sektor manufaktur, khususnya yang terkait dengan bahan baku industri. Menurut Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara, setidaknya, Indonesia perlu menumbuhkan dua jenis industri manufaktur.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, kedua jenis industri tersebut yaitu industri baja dan industri kimia. “Seharusnya yang kita bikin dari sejak bukan lima tahun, bukan sepuluh tahun, sejak tiga puluh tahun yang lalu adalah dua jenis industri, namanya industri baja dan industri kimia,” jelasnya dalam wawancara dengan kemenkeu.go.id pada pekan lalu.

Hal ini dikarenakan, baja dan produk kimia dinilai merupakan komponen bahan baku utama sebagian besar industri lainnya. Jadi, keduanya berperan penting dalam sektor industri di tanah air. “Lihat sekeliling kita ini, tidak ada yang tidak mengandung dua komponen itu, kalau nggak baja, kalau nggak kimia,” jelasnya.

Menurutnya, semakin cepat Indonesia memiliki kedua jenis industri tersebut, akan semakin baik. Jika dapat diproduksi di dalam negeri, akan ada pengurangan impor yang cukup signifikan, sehingga nantinya dapat mengurangi tekanan pada neraca transaksi berjalan.

“Kita yang mungkin  di masa lalu agak sedikit keteteran membangun industri bahan baku barang modal di Indonesia, itu kita bayar sekarang. Apa bayarnya? Kalau mau bahan baku, mau barang modal musti impor, nggak ada di dalam negeri yang bikin. Bisa nggak kita ubah ini? Bisa, cuma jangan kita minta tahun depan, karena industri baja adalah industri jangka panjang,” pungkasnya.(nv)